Mengartikan CINTA : antara Nafsu dan Hati Bagian 1

Seringkali kita bingung ketika ada yang bertanya Apa itu CINTA ? Kapan kita MENCINTAI ? Seperti Apa rasanya CINTA ? Dan anehnya, kita sering tak mampu menjawab semua pertanyaan itu semua. Kalian tahu, ada banyak alasan kenapa semua itu bisa terjadi. Mungkin alasan ini bisa cukup diterima : 

  1. Sebagian orang menganggap cinta itu datang dengan sangat tiba-tiba
  2. Sebagian orang pun merasa datangnya cinta itu momennya tidak tepat bahkan sangat tidak tepat
  3. Sebagian orang yang lain adalah orang yang kaku pun kikuk sehingga dia bingung dengan perasaan yang sedang atau telah dia rasakan
  4. Sebagian yang lain menganggap hubungan cinta dengan lawan jenis itu adalah untuk kebutuhan, keinginan, hasrat ataupun ada yang merasa hanyalah sebuah permainan saja bahkan sampai ada yang kecanduan.
Tidak ada satupun definisi pasti yang bisa mengartikan cinta. Karena untuk arti cinta itu lebih kepada warna abu-abu, dikarenakan setiap orang berbeda dalam merasakan cinta. Arti cinta tergantung kapan dan kepada siapa dia datang. Kadang kita merasa bahagia, kadang pula merasa kecewa sekecewa-kecewanya.

Kawan kau tahu bagaimana cinta bermula. Dia berawal dari pandangan, kemudian mulai memperhatikan, kemudian kita dibuat kagum bahkan pada akhirnya kita dibuat terpesona oleh do'i. Ketika kita masih remaja, umur kita antara 15-18 tahun. Kejadian demikian menimbulkan perasaan yang menyenangkan. Pun terutama ketika sang do'i menyapa kita, rasanya jantung serasa berhenti berdetak kemudian iramanya menjadi degupan kencang, sangat kencang. Walau perasaannya begitu menyenangkan, akan tetapi fitrah ini memiliki dua sisi mata pisau yang sama tajam. Dia bisa melukai kita dengan sayatan yang menyakitkan ataupun bisa membantu kita dengan mudahnya.

Ketika usia remaja, cinta itu ibarat nano-nano. Kadang manis, kadang asem kecut dan kadang pula asin banget  :-). Cinta itu hanya akan indah ketika satu diantara dua fitrah manusia yaitu hati dan nafsu telah terpuaskan. Pertanyaannya adalah mana yang lebih DOMINAN ?

Cinta itu hanya akan indah ketika satu diantara dua fitrah manusia yaitu hati dan nafsu telah terpuaskan. (almundzir-2014)