Waktu Untuk Menyadari Segalanya

Kerennya Hidayah
Assalammu'alaikum sahabat sekalian, bicara tentang hidayah maka kita akan menyinggung banyak hal. Pertaubatan, dosa dan kesalahan, masa lalu yang kelam, dan melampaui batas serta kesadaran akan sesuatu yang hilang dan tentulah sesuatu itu adalah hal yang baik- sangat baik. Hidayah mampu datang kepada siapapun dengan syarat Allah telah ridha kepadanya.

 سَيَقُولُ ٱلسُّفَهَآءُ مِنَ ٱلنَّاسِ مَا وَلَّىٰهُمْ عَن قِبْلَتِهِمُ ٱلَّتِى كَانُوا۟ عَلَيْهَا ۚ قُل لِّلَّهِ ٱلْمَشْرِقُ وَٱلْمَغْرِبُ ۚ يَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Kementrian AgamaOrang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus".
(Q.S. Al-Baqarah ayat 142)


Alangkah indahnya ketika hidayah telah sampai kepada hati kita, itu berarti bahwa kita adalah seorang hamba yang telah diakui oleh Allah bahwa kita pantas dan Allah ridho kepada kita. Subhanallah. Seharusnya orang itu senang ketika hidayah menyapa. Itu seperti ketika kita mencintai seseorang dan merindukannya-sangat, kemudian tiba-tiba datang tukang pos memberikan sebuah surat cinta dari kekasih yang kita rindukan. Bayangkan, bahwa yang ngirim surat ini adalah kekasih sejati kita, yang selalu memberikan kasih dan sayangnya, yang menciptakan kita, yaa.. dialah Allah Subhanahu Wa ta'ala. 

Kita hanya bisa bilang : IT'S LIKE A DREAM. AND THE DREAM HAS COME TRUE.

Like me, sahabat begitu indahnya hidayah Allah. Dengan hidayah yang luar biasanya datang di tahun ini, dengan begitu banyak kejadian yang menguras pikiran, hati dan tenaga. Hampir-hampir seperti akan jatuh terpuruk dan tenggelam. Hidayah ini telah menyadarkanku tentang banyak hikmah. Karena sesungguhnya dalam setiap kejadian pasti ada hikmah. Maka hidayah akan selalu datang bersamaan dengan hikmah.

Hikmah yang membuatku tersadar bahwa selama ini justru imanku semakin turun, turun dan semakin turun. Aku disadarkan bahwa banyak dosa yang justru semakin melekat dalam perbuatan, tindakan dan perkataanku. Hatiku terasa terhias dengan kegelapan yang hitam pekat. Aku tidak bisa mengontrol emosiku, pun aku tak bisa menjaga kata-kata yang keluar dari mulut ini. Aku menjauh dari pengajian dan kajian agama amat sangat kuhindari - entah kenapa. Aku semakin dekat dengan khulwat dan maksiat. Dosa kuhampiri sementara amal baik kuacuhkan. Al-Quran kuabaikan dan cita-citaku menjadi penghafal Al-Quran kulupakan. Berapa banyak saudaraku yang kusakiti, apalagi akhwat. Hah masya Allah betapa banyak hal buruk yang justru menghiasi hari-hariku selama ini.

Hidayah ini datang dengan sangat tepat, momen yang tepat. Dimana 21 hari ini sang bulan terindah akan segera datang. Dia bulan yang kurindukan yakni Ramadhan. Syukron ya Allah. Aku MencintaiMu. Semoga cinta ini takkan pernah tergadaikan lagi.

Kali ini aku bersyukur hidayah telah menyapaku.
Pertanyaannya adalah kapan HIDAYAH akan MENYAPAMU wahai SAHABATKU ? karena...

Ketika seseorang tidak bisa mendengar panggilan hatinya kepada Islam. Maka dia harus berfikir bahwa mungkin saja dia sudah tidak punya hati (almundzir 2014)
.